Logo

Setting Bridge Pada Mikrotik RouterOS

Setting Bridge Pada Mikrotik RouterOS

        Setting Bridge Pada Mikrotik RouterOS

        Jaringan seperti Ethernet (Ethernet, Ethernet over IP, IEEE 802.11 dalam mode ap-bridge atau bridge, WDS, VLAN) dapat dihubungkan bersama menggunakan jembatan MAC. Fitur bridge memungkinkan interkoneksi host yang terhubung ke LAN terpisah (menggunakan EoIP, jaringan yang terdistribusi secara geografis dapat dijembatani juga jika ada jenis interkoneksi jaringan IP yang ada di antara mereka) seolah-olah mereka terhubung ke LAN tunggal. Karena jembatan transparan, mereka tidak muncul dalam daftar traceroute, dan tidak ada utilitas yang dapat membedakan antara host yang bekerja di satu LAN dan host yang bekerja di LAN lain jika LAN ini dijembatani (tergantung pada cara LAN saling terhubung, latensi dan kecepatan data antara host dapat bervariasi).

    Loop jaringan dapat muncul (sengaja atau tidak) dalam topologi yang kompleks. Tanpa perlakuan khusus, loop akan mencegah jaringan berfungsi secara normal, karena akan menyebabkan multiplikasi paket seperti longsoran salju. Setiap jembatan menjalankan algoritma yang menghitung bagaimana loop dapat dicegah. STP dan RSTP memungkinkan jembatan untuk berkomunikasi satu sama lain, sehingga mereka dapat menegosiasikan topologi loop gratis. Semua koneksi alternatif lain yang jika tidak akan membentuk loop, disetel ke siaga, sehingga jika koneksi utama gagal, koneksi lain bisa menggantikannya. Algoritma ini bertukar pesan konfigurasi (BPDU - Bridge Protocol Data Unit) secara berkala, sehingga semua jembatan diperbarui dengan informasi terbaru tentang perubahan topologi jaringan. (R) STP memilih jembatan akar yang bertanggung jawab untuk konfigurasi ulang jaringan, seperti memblokir dan membuka port pada jembatan lain. Jembatan akar adalah jembatan dengan ID jembatan terendah.
Brikut Perintahnya :

[admin@MikroTik] > interface bridge add name=Bridge1


Print Bridge

[admin@MikroTik] > interface bridge print
Flags: X - disabled, R - running
 0 R name="Bridge1" mtu=auto actual-mtu=1500 l2mtu=65535 arp=enabled
     arp-timeout=auto mac-address=D6:74:7A:98:AF:90 protocol-mode=rst
     fast-forward=yes igmp-snooping=no auto-mac=yes ageing-time=5m
     priority=0x8000 max-message-age=20s forward-delay=15s
     transmit-hold-count=6 vlan-filtering=no dhcp-snooping=no


Relasi Interface menggunakan Bridge1 berikut perintahnya :

[admin@MikroTik] > interface bridge port add bridge=Bridge1 interface=ether2 ho
rizon=none

[admin@MikroTik] > interface bridge port add bridge=Bridge1 interface=ether3 ho
rizon=none


Print Konfigurasi

[admin@MikroTik] > interface bridge port print
Flags: X - disabled, I - inactive, D - dynamic, H - hw-offload
 #     INTERFACE     BRIDGE       HW  PVID PR  PATH-COST INTERNA...    HORIZON
 0     ether2        Bridge1      yes    1 0x         10         10       none
 1     ether3        Bridge1      yes    1 0x         10         10       none

 

Tentang Penulis

Prev Setting VPN Server With Mikrtotik RouterOS
Next Setting Hotspot & Management With Mikrotik RouterOS

Tinggalkan Komentar